OJK Belum Beri Ijin, Batas Bawah 50 Rupiah Perlembar Saham BEI Tertunda - idnews.co.id

Rabu, 23 November 2016

OJK Belum Beri Ijin, Batas Bawah 50 Rupiah Perlembar Saham BEI Tertunda

IDNews.co.id - Keinginan BEI (Bursa Efek Indonesia) membuka batas bawah harga saham sebesar Rp 50 per lembar tertunda.

Pasalnya, Otoritas Jasa Keuangan belum memberi izin berkaitan gagasan yang dapat diaplikasikan tahun depan itu.

”Menilik kondisi sekarang ini belum memungkinkan, ” ujar Kepala Departemen Pengawas Pasar Modal 2A OJK Fakhri Hilmi di Jakarta, Selasa (22/11).

Gagasan itu, kata Fakhri, bakal kembali didiskusikan OJK untuk memastikan kapan waktu yangtepat guna membuka batas bawah harga saham di lantai bursa.
OJK tak yakin semester pertama tahun depan jadi waktu yang pas untuk mewujudkan keinginan itu.

”Kami mungkin akan diskusi. Jadi, masih akan diskusi lagi, ” imbuhnya.

Sebelumnya, Direktur Pengawasan Transaksi dan Kepatuhan BEI Hamdi Hassyarbaini menuturkan, pihaknya akan meniadakan batasan nilai saham terendah pada semester pertama tahun depan.
Lewat peniadaan itu, emiten diharapkan dapat menaikkan kinerjanya.

”Salah satu tujuannya untuk meningkatkan likuiditas, ” harapnya.

Direktur Utama BEI Tito Sulistio menerangkan, aturan pembatasan harga saham Rp 50 dibuat saat situasi pasar modal tengah merosot (bearish).
Tetapi, kondisi pasar modal sudah membaik tahun ini menjadi faktor BEI mau membuka kembali pembatasan tersebut .

”Dulu pembatasan Rp 50 di buat selagi bursa bearish. Nah, saat ini pasar sudah mulai naik, mulai normal lagi, ” ucap Tito.


Sumber: JPNN.COM

Bagikan artikel ini

Tambahkan Komentar Anda
Disqus comments