Dorong Peran Aktif Masyarakat Restorasi Ekosistem Lewat #GenerasiPilahPlastik - idnews.co.id

Selasa, 15 Juni 2021

Dorong Peran Aktif Masyarakat Restorasi Ekosistem Lewat #GenerasiPilahPlastik

IDNEWS.CO.ID - PT Unilever Indonesia Tbk mendorong mendorong peran serta semua pihak, termasuk masyarakat, untuk lebih aktif berbagi peran merestorasi ekosistem di daratan maupun di lautan dengan menjadi bagian dari #GenerasiPilahPlastik. 

P


Nurdiana Darus, Head of Corporate Affairs and Sustainability Unilever Indonesia menyatakan merujuk ke permasalahan tersebut, dan sejalan dengan komitmen bahwa hingga 2025 Unilever akan mengumpulkan sampah plastik lebih banyak dari yang diproduksi, pihaknya meluncurkan #GenerasiPilahPlastik. Melalui #GenerasiPilahPlastik, Unilever mengajak masyarakat untuk menjadi generasi yang lebih peduli lingkungan dan lebih bertanggung jawab terhadap kemasan yang mereka gunakan, terutama kemasan plastik. 

Menurut Nurdiana, ajakan tersebut menjadi relevan mengingat tahap pengumpulan dan pengolahan sampah plastik adalah komponen penting dalam mengurangi beban sampah terhadap lingkungan sekaligus menciptakan ekonomi sirkular.

 “Untuk itu, seluruh pihak memiliki peran masing-masing, termasuk Pemerintah, organisasi kemasyarakatan, konsumen, dan tentunya produsen,” ungkapnya di sela virtual konferensi pers, Selasa (15/6). Agung Pujo Winarko Ssi MSi, Kepala Bidang Peran Serta Masyarakat Dinas Lingkungan Hidup Provinsi DKI Jakarta menambahkan Dinas Lingkungan Hidup secara berkesinambungan mendorong berkembangnya pengelolaan persampahan, khususnya kegiatan pengumpulan dan pengangkutan sampah yang partisipatif serta tridaya, yaitu lewat partisipasi masyarakat, peningkatan usaha swasta dan peningkatan kondisi lingkungan.

 “Semoga ajakan #GenerasiPilahPlastik dapat membantu meningkatkan kualitas pemilahan sampah dari masyarakat sebagaimana diatur dalam Pergub 77 tahun 2020 tentang Pengelolaan Sampah Lingkup RW, sehingga semakin banyak sampah yang dapat dikelola dengan lebih baik lagi,” tambah dia. Selain peran aktif masyarakat, Nurdiana menambahkan ketersediaan sarana pendukung bagi masyarakat untuk menerapkan pilah sampah merupakan hal yang tidak kalah krusial. Untuk itu, sejak 2008 Unilever Indonesia mengembangkan dan memperkuat program bank sampah hingga berhasil membina sebanyak 3.859 unit bank sampah di 37 kota yang tersebar di 12 provinsi. 

Unilever Indonesia juga memperkuat eksistensi dan peranan bank sampah binaannya melalui upaya digitalisasi, bekerja sama dengan platform Google My Business. Dengan demikian, lanjut Nurdiana, masyarakat kini lebih mudah mengakses dan memanfaatkan bank sampah terdekat, sejalan dengan upaya Pemerintah dalam menggalakkan digitalisasi bank sampah. Berkat penerapan komitmen untuk mengurai permasalahan plastik dari mulai dari hulu, tengah, dan hilir rantai bisnisnya. “Secara total pada 2020 Unilever Indonesia telah mengumpulkan dan memproses lebih dari 16.300 ton sampah plastik,” tutup dia. (ndi)


Bagikan artikel ini

Tambahkan Komentar Anda
Disqus comments