Miris, Pekerja Migran asal Cianjur Pulang dari Dubai dalam Kondisi Lumpuh - idnews.co.id

Selasa, 21 September 2021

Miris, Pekerja Migran asal Cianjur Pulang dari Dubai dalam Kondisi Lumpuh

 IDNEWS.CO.ID -  Pekerja migran Indonesia asal Cianjur, Jawa Barat, Lesi Kuslum( 30 tahun) masyarakat Desa Loneng, Dusun Mekarjaya, Kecamatan Sukaluyu, berambisi menemukan dorongan dari penguasa karena belum luang bertugas di Dubai, Uni Emirat Arab, sudah mengalami musibah, alhasil menderita layuh dan lenyap ingatan.

Lesi Kulsum (30 tahun), pekerja migran asal Cianjur, Jawa Barat, hanya bisa terbaring di atas kasur karena mengalami lumpuh dan hilang ingatan saat hendak bekerja di Dubai.

Berdasarkan keterangan suami Lesi, Yanto Firmanullah( 35 tahun), di Cianjur, Rabu, 22 September 2021, ia luang mencegah istrinya yang bersama bertugas sebagai karyawan dusun itu, untuk pergi ke negara orang sebagai pekerja migran.

" Tetapi dengan hasrat mengganti perekonomian keluarga, Lesi tetap gigih untuk pergi ke Dubai melalui industri jasa daya kegiatan di Jakarta. Sesampainya di Dubai, belum luang bertugas sudah mengalami musibah," tuturnya.

Mobil yang ditumpangi istrinya menghantam truk karena pengemudi mengantuk, alhasil belum luang bertemu tuan, istrinya wajib menempuh pemeliharaan di salah satu rumah sakit di Dubai karena cedera yang dialami lumayan parah, bahkan luang koma selama sebagian bulan.

Akhirnya dokter di rumah sakit itu memidana istrinya mengalami layuh dan lenyap ingatan. Keluarga yang menemukan berita itu meminta pihak industri memulangkannya ke Cianjur.

" Sejak 2 bulan yang lalu, istri aku dipulangkan dalam situasi layuh dan tidak ingat apa- apa, kita sudah berusaha membawanya berobat, tetapi sampai saat ini, belum terdapat pergantian. Untuk biaya dijamin pihak industri," tuturnya.

Tetapi biaya itu tidak lumayan untuk membuat Lesi berobat ke rumah sakit dan ahli pengobatan alhasil keluarga berambisi dorongan dari penguasa bagus wilayah sampai pusat, dengan impian istrinya bisa membaik semacam semula.

Pimpinan DPC Federasi Daya Kegiatan Indonesia Raya( Astakira) Inovasi Cianjur, Ali Hildan, berterus terang akan memperjuangkan dorongan melalui dinas sosial( Dinsos) karena pemberangkatan Lesi selama ini dengan cara bawah tangan.

" Pemberangkatannya non prosedural, saat terjadi musibah tidak dapat mendapatkan asuransi, alhasil kita akan memperjuangkan dari berbagai pihak termasuk dari dinas sosial di wilayah sampai pusat," tuturnya.(ndi)

Bagikan artikel ini

Tambahkan Komentar Anda
Disqus comments