Ngeri, Ular Sanca Muncul di Kamar Mandi Warga di Bekasi - idnews.co.id

Senin, 27 Desember 2021

Ngeri, Ular Sanca Muncul di Kamar Mandi Warga di Bekasi

IDNEWS.CO.ID - Seekor ular sanca batik berukuran empat meter dengan berat 25 kilogram berhasil dievakuasi oleh Dinas Pemadam Kebakaran Kota Bekasi yang terjadi di sebuah rumah di Jalan Rawa Semut Raya RT 05 RW 11 Kelurahan Margahayu, Kecamatan Bekasi Timur. Kota Bekasi, Jawa Barat

Anggota Rescue Pleton B Dinas Pemadam Kebakaran Kota Bekasi Eko mengatakan peristiwa itu terjadi pada Minggu (26/11) petang, bermula ketika ada seseorang warga yang sudah melihat ular tersebut semenjak dua hari terakhir di plafon kontrakan miliknya.

"Dengan ekor ular itu menjuntai ke bawah rumah kontrakannya, dikarenakan orang tersebut takut akhirnya didiamkan begitu saja," ucap Eko kepada wartawan saat dikonfirmasi, Senin (27/12).

Ia menjelaskan, tanpa disadari, rupanya posisi ular ini sudah pergi dengan sendirinya ke belakang kontrakan rumah warga yang terdapat rawa di sana.

"Lalu kemarin sore rupanya ular yang pergi tadi, muncul kembali dari lubang gorong -gorong dari arah rawa menuju ke kontrakan warga lainnya yang bersebelahan dari warga yang pertama. Dengan warga yang lain tadi, melihat separuh badan ekor ular ini sudah masuk ke dalam paralon pembuangan air kamar mandi kontrakan miliknya," ungkapnya.

Sehingga, kata dia warga yang menemukan hal itu, melapor ke Damkar untuk segera melakukan proses evakuasi ular sekitar pukul 18.00 WIB.

"Kemudian dari adanya laporan, kami datang ke lokasi kejadian dan mengerahkan sebanyak 10 orang dan menggunakan alat bor untuk proses penanganan ular," ujarnya.

Eko menambahkan, pada saat proses evakuasi dilakukan, pihaknya juga turut mengalami kesulitan. Musababnya, banyak warga sekitar yang turut datang guna menyaksikan evakuasi ular.

"Kesulitannya apabila warga tidak berkerumun untuk melihat proses evakuasi, sebenarnya evakuasinya bisa cepat. Akan tetapi karena banyak warga yang menonton proses evakuasi, hingga sulit bagi petugas untuk melakukan penanganan," ulasnya.

Eko mengatakan pihaknya juga meminta bantuan kepada Ketua RT setempat untuk mengayomi masyarakat agar tidak menyaksikan evakuasi.

"Sehingga kita meminta kepada RT setempat untuk meminta agar warganya dapat dikondisikan, karena apabila tidak dikondisikan sulit bagi kita mengevakuasinya," jelasnya.

Ia menerangkan, proses evakuasi sangat membutuhkan waktu yang cukup lama, karena dari pukul 18.45 WIB pada saat petugas datang, ular baru bisa dievakuasi sekitar pukul 01.00 WIB, Senin (27/12) dini hari pagi.

"Kemudian ular bisa segera dievakuasi oleh petugas dan kini sudah dievakuasikan ke pencinta reptil," kata dia.(fat)

Bagikan artikel ini

Tambahkan Komentar Anda
Disqus comments