1.568 Jemaah Haji Asal Aceh Telah Tiba di Madinah - idnews.co.id

Jumat, 17 Juni 2022

1.568 Jemaah Haji Asal Aceh Telah Tiba di Madinah

IDNEWS.CO.ID  - Sebanyak 1.568 jemaah haji asal Aceh telah tiba di Madinah, keseluruhan jemaah tersebut terdiri dari kloter satu hingga empat yang dari Bandara Sultan Iskandar Muda (SIM) Blangbintang, Aceh Besar.

Ilustrasi Jemaah haji asal Indonseia

Koordinator Humas dan Penerangan Petugas Penyelenggara Ibadah Haji Indonesia (PPIH) Embarkasi Aceh, Tajri bin Yakub, mengatakan kloter empat yang diterbangkan Sabtu (18/6) dini hari telah tiba di Bandara Prince Mohammad bin Abdul Aziz (MED) Madinah, pukul 04.35 waktu setempat.

"Dengan tibanya kloter keempat di Madinah, berarti sudah 1.568 jemaah haji Aceh yang sudah berada di Arab Saudi. Itu sudah termasuk jemaah kloter satu, dua dan tiga yang sudah tiba lebih dulu," kata Tajri dalam keterangannya.

Tajri merincikan, 1.568 jemaah tersebut masing-masing 392 jemaah dari kloter BTJ-01, 390 dari kloter BTJ-02, 393 dari kloter BTJ-03 dan 393 jemaah kloter BTJ-04.

Sebelumnya PPIH Embarkasi Banda Aceh telah memberangkatkan 1.569 jemaah haji ke Madinah, tetapi satu jemaah dari kloter BTJ-01 meninggal dunia dalam pesawat menjelang landing di bandara AMAA (Amir Muhammad bin Abdul Aziz), 15 Juni 2022, pukul 04.37 WAS atas nama Muslim bin Abdul Wahab Salam dari Pidie Jaya.

Selama di Madinah para jemaah akan melaksanakan salat arbain. Arbain adalah melaksanakan salat fardu sebanyak 40 kali di Masjid Nabawi Madinah, secara berjemaah berturut-turut tanpa terputus.

“Arbain biasanya dimulai pada waktu salat pertama sejak kedatangan dari Bandara AMAA Madinah ke pemondokan di sekitar Masjid Nabawi,” ujar Tajri.

Selain melaksanakan arbain, sebutnya, jemaah haji juga melakukan beberapa kegiatan lain seperti melakukan ziarah ke makam Rasullulah dan tempat-tempat bersejarah yang ada di kota Madinah, seperti Masjid Kuba, Jabal Uhud, Raudhah, Maqbarah (pemakaman) Baqi, Masjid Qiblatain, Museum Hejaz Railway.

“Dari Madinah, jemaah haji akan melaksanakan umrah wajib dengan mengambil miqat di Zulhulaifah atau yang biasa disebut dengan Bir Ali," ungkapnya.

Sementara itu untuk JCH kloter lima dan enam tidak lagi diberangkatkan ke Madinah, tetapi Bandara Internasional King Abdul Aziz (JED), Jeddah.

"Jemaah kloter lima dan enam tidak lagi diberangkatkan Madinah, tapi ke Jeddah. Nanti setelah selesai ibadah di Makkah mereka diberangkatkan ke Madinah," ujar dia. (ndi)

Bagikan artikel ini

Tambahkan Komentar Anda
Disqus comments