Berita  

Sinergi PAM JAYA dan WCR, Siapkan Generasi Penerus Bangsa Bebas Stunting

banner 468x60

IDNEWS.CO.ID — Daya Wanita PAM JAYA bersama Women and Children Resilience (WCR) hadir di tengah masyarakat melalui kegiatan Edukasi Gizi Cerdas dan Ketahanan Air untuk pencegahan stunting di Jakarta.

Ketua WCR Margaretha Hanita mengatakan, memantau secara serius keberlanjutan program tersebut. Sebab, terkait masa depan generasi penerus bangsa.

Menurut dia, generasi penerus berada pada masa emas yang sangat menentukan. Berharap anak-anak tumbuh dengan dukungan yang positif. Baik dari sisi gizi, lingkungan, maupun pola asuh.

Edukasi kepada seorang ibu, lanjut Margaretha, menjadi titik awal yang sangat penting. Dari seorang ibu menentukan pembentukan kualitas generasi di masa depan.

 

“Pada akhirnya akan memengaruhi arah bangsa ke depan,” ujar Hanita melalui keterangannya di Jakarta, Senin (16/2/2026).

Adapun kegiatan itu terlalsana di tiga titik wilayah Jakarta Utara. Yakni, Aula Kantor Kelurahan Semper Timur, Kelurahan Penjaringan, dan Kelurahan Rorotan. Pesertanya terdiri dari ibu TP PKK, Dasawisma, dan kader Posyandu.

Kegiatan pertama, diselenggarakan di Aula Kantor Kelurahan Semper Timur, Jakarta Utara, Selasa, 10 Februari 2026, dihadiri oleh Lurah Kelurahan Semper Timur, Ketua Daya Wanita PAM JAYA, dan Direktur WCR.

Melalui sesi edukasi, para peserta diajak memahami pentingnya konsep Gizi Cerdas, khususnya pemenuhan protein hewani sejak dini, sebagai kunci pertumbuhan fisik dan perkembangan otak anak.

Tak hanya itu, kegiatan ini juga menekankan bahwa pencegahan stunting tidak bisa dilepaskan dari aspek sanitasi dan ketahanan air.

Akses air bersih yang memadai menjadi fondasi lingkungan sehat, sehingga anak terhindar dari penyakit infeksi yang dapat menghambat penyerapan nutrisi.

Direktur Utama PAM JAYA Arief Nasrudin menegaskan, keterlibatan Daya Wanita PAM JAYA merupakan bagian penting dari pendekatan yang lebih menyentuh keluarga secara langsung.

Ia mengatakan, upaya menurunkan stunting tidak bisa sepihak. Tidak bisa hanya lewat satu pendekatan. Melalui peran Daya Wanita PAM JAYA, hadir lebih dekat dengan para ibu.

“Berbagi pengetahuan tentang gizi dan pentingnya air bersih, karena dari keluargalah masa depan anak-anak Jakarta dibentuk,” ujar Arief.

Melalui kolaborasi tersebut, Daya Wanita PAM JAYA berharap, dapat terus menjadi bagian
dari gerakan masyarakat yang peduli terhadap gizi anak dan ketahanan air.

Sekaligus memperkuat peran perempuan dalam membangun keluarga sehat dan lingkungan yang lebih berdaya.

Kegiatan edukasi ini menjadi bagian dari komitmen berkelanjutan PAM JAYA dalam mendukung Program Percepatan Penurunan Stunting sejak 2023.

Pada 2023, mengintervensi 409 anak di 39 kelurahan. Pada 2024, intervensi kepada 1.129 anak di 36 kelurahan.

Sedangkan pada 2025, program serupa berjalan di Jakarta Utara dan Timur. Selain pemberian makanan, terdapat monitoring dan edukasi untuk pencegahan stunting. Baik kepada ibu hamil dan pasangan pra nikah, serta pembagian toren air gratis. (bhd)