Komisioner PBB Sebut Serangan Israel di Gaza Kejahatan Perang - idnews.co.id

Kamis, 27 Mei 2021

Komisioner PBB Sebut Serangan Israel di Gaza Kejahatan Perang

IDNEWS.CO.ID - Komisioner Tinggi Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) untuk Hak Asas Orang Michelle Bachelet mengatakan kalau serbuan memadamkan Israel di Gaza mungkin ialah kesalahan perang, dan kalau kelompok Islam Hamas pula telah melanggar hukum humaniter global dengan memicu roket ke Israel.

p


Beliau menyampaikan perihal itu saat berpidato di sesi spesial Badan Hak Asas Orang PBB, yang diadakan atas permohonan negara- negara Mukmin yang telah meminta forum itu untuk membuat komisi pelacakan untuk menyelidiki mungkin kesalahan dan memutuskan tanggung jawab aba- aba.

Bentrokan meletus setelah Hamas menuntut gerombolan Israel meninggalkan lingkungan Al- Aqsa di Yerusalem Timur dan setelah itu meluncurkan roket ke arah Israel. Serbuan roket" tanpa penglihatan bulu" ialah" pelanggaran jelas kepada hukum humaniter global", tutur Bachelet.

Sedangkan Israel menjawab dengan serbuan udara intensif di Gaza, termasuk penembakan, peluru kendali, dan serbuan dari laut, menyebabkan kerusakan prasarana awam dan kematian yang menyebar, tuturnya.

" Terbebas dari klaim Israel kalau banyak dari gedung ini jadi tempat kelompok bersenjata ataupun digunakan untuk tujuan tentara, kita belum melihat fakta dalam perihal ini," tutur Bachelet, Kamis 27 Mei 2021.

" Jika ditemukan( serbuan yang) tidak penglihatan bulu dan tidak sepadan, serbuan sejenis itu mungkin ialah kesalahan perang," tutur Bachelet dalam forum yang beranggotakan 47 orang itu.

Ia pula menekan Hamas untuk tidak memicu roket asal- asalan ke Israel.

Bachelet mengatakan kantornya telah memandu kematian 270 masyarakat Palestina termasuk 68 kanak- kanak di Gaza, Pinggir Barat, dan Yerusalem Timur, selama kekerasan bulan ini. Beberapa besar berpulang di Gaza yang dipahami Hamas, tempat Israel melakukan pemboman melalui serbuan udara selama 11 hari dan selesai dengan penghentian senjata.

Roket Hamas telah membunuh 10 masyarakat Israel.

Delegasi Besar Israel untuk PBB di Jenewa Meirav Eilon Shahar mengancam Hamas sebagai" badan jihadis, genosida, teroris" dan menuduhnya menggunakan masyarakat awam Palestina sebagai perisai orang untuk merahasiakan roketnya.

" Masing- masing roket ini ialah kesalahan perang," tutur Shahar, merujuk pada 4. 400 roket yang ditembakkan ke Israel, beberapa besar dicegat oleh perisai pertahanan" Iron Dome" Israel.

Sementara itu, Menteri Luar Negara Palestina Riyad al- Maliki mengatakan kalau“ Israel, pendudukan, dan daulat apartheid meneruskan kejahatannya, kebijaksanaan, dan ketetapannya untuk mengkonsolidasikan sistem kolonial dan apartheid." (ach)

Bagikan artikel ini

Tambahkan Komentar Anda
Disqus comments